


Hidup ini penuh dengan liku-liku dan penuh dengan karakter, terkadang ada manusia yang dilihat dari luar sangat baik tetapi sebenarnya dia tak sesuai dengan apa yang ada didalam hatinya ataupun sebaliknya dari luar kelihatannya brutal tetapi sebenarnya hatinya menyerupai seperti malaikat. itulah ciptaan tuhan yang tak pernah kita tau isi dalam hatinya, ku hanya sebagai mahkluk yang hanya selalu baik yang takkan pernah berfikir apakah yang orang kita bantu adalah orang yang baik ataupun bukan, ku hanya selalu ikhlas dalam menolong tanpa mengharapkan suatu iblan dari apa yang telah kita lakukan.
Sebuah kesabaran selalu aku kedepankan tetapi terkadang rasa emosi itu juga tiba disaat dirkiku tak mampu menahan rasa yang memuncak dalam jiwa, namun diriku selalu mengontrol rasa itu untuk tidak menjadi sebuah amarah dan aku selalu menanam-nya dalam diam seribu bahasa, terkadang banyak yang heran mengapa ku bisa sesabar itu namun aku juga tak tau atau mungkin tuhan sudah menciptkan aku seperti itu dan terkadang banyak orang yang memperbandingkan dengan dirinya yang apabila mendapatkan hal seperti itu sebuah emosi akan menyelimuti mereka.
Dalam sebuah shalat pun aku selalu ber-Doa
"Robbanaa afrigh ‘alainaa shobron wa tsabbit aqdaamanaa wanshurnaa ‘alal qoumil kaafiriin"
Yang Garis Besar dari Doa tersebut agar sebuah kesabaran selalu di limpahkan kepadaku dalam segala hal yang aku jalani.
Tetapi aku juga hanya manusia biasa bukan seorang malaikat, sesabar-sabar apapun tupai melompat di saat yang ada di depannya lubang semua pasti akan terjatuh juga karena mau lewat kemana lagi kalau tak ada jalan yang ada lubang semua.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
KU TUNGGU YA SETIAP KOMENTARNYA