

23 Februari 2011 ku datang kembali ke RS Karima Utama bukannya operasi lagi tapi untuk Cek up Terakhir kaki saya sebelum pulang ke palu tapi singgah ke makassar dulu 2 hari ambil keponakan yang dititip ma keluarga bapaknya di makassar.
Awal masuk keruangan cek up sempat deg-degkan lagi soalnya takut di suntik lagie
Setelah naik di kasur pemeriksaan dokter operasinya dokter tunjung mengajarkan saya bagaimana cara-cara untuk memulihkan otot-ototku yang kaku
Dia mulai menekuk lutuku rasanya agak sakit namun ku tahan untuk teriak untuk menghindari malu, mungkin klo aku teriak bisa-bisa kedengaran smpai IGD di kirinya nanti aku melahirkan
Bukan hanya menekuk lutut yang diajarkan tapi berbagai macam cara agar memulihkan otot-ototku yang kaku dan cara-cara itu harus saya lakukan agar bisa kembali normal walaupun pasti rasanya sakit
Tak terasa udah hampir 10 hari saya berada di kota solo ini
walaupun singkat namun cukup berkesan, orang-orangnya pada ramah dan ketaatan beribadahnya sangat saya salut, sampai sempat saya sekali di datangi mungkin penasihat spritual yang ada di rumah sakit itu (Karima utama) yang menasehati saya walaupun lagi dalam keadaan sakit jangan lupa ingat tuhanmu dengan cara shalat walaupun dalam sakit karena hanya dengan cara itu cara mensyukuri dengan apa yang telah di beri kepada kita.
Tepat malam tanggal 23 februari 2010 jam 10 lewat akhirnya mobil travel yang akan kami tumpangi datang juga, dengan ucapan bismillah ku mulai menaiki mobil travel dan meninggalkan adik saya dan kota solo, perjalanan menuju bandara Juanda surabaya menempuh waktu sekitar 6 jam, dalam perjalanan saya hanya bisa setengah tidur setengah tidak karena mobil-mobil yang lalu lalang di jalan menuju surabaya seperti mobil yang tak memiliki REM walaupun jam ini sudah menunjukan pukul 03.00 pagi
Pukul 05.00 akhirnya tiba juga di bandara juanda suarabaya, saya mengira kalau bandaranya masih sunyi kalau seperti di palu tapi ternyata e ternyata di luar maupun di dalam bandara juanda suarabaya udah pada full seperti orang yang lagi jualan di pasar & lagi nonton konser padahal waktu keberangkatan kami di mulai pukul 08.30 pagi tapi mencegah hambatan yang ada di jalan yang bisa membuat lambat untuk cek in sehingga di perhitungkan harus cepat tibanya di bandara pukul 05.00 pagi.
Pukul 08.00 akhirnya kami masuk menunggu ruang tunggu karena pesawat mulai landing dan pukul 08.30 lewat saya pun mulai di gotong masuk ke dalam pesawat sambil di temani pramugari yang menopang membantuku untuk jalan, akhirnya pesawat take off juga menuju ke makassar nginap berapa hari disana dirumah suami adik saya sambil ambil kembali keponakan saya yang udah di titp selama 1 minggu lebih sama bapak dan neneknya yang ada di makassar




