
Perjalanan menuju operasi yang sangat melelahkan hampir 17 jam mendaki gunung lewati lembah berenang melewati samudera, menembus awan-awan dan menghapiri rawa-rawa tepat pukul 06.00 akhirnya datang juga di tempat kota tujuan yang akan menjadi tempat pengoperasian kakiku patah
Pukul 05.30 wita ku minggalkan rumah untuk segera cek in ke bandara mutiara palu, setiap ku meninggalkan kota palu yang tercinta pasti ada perasaan sedih yang menimpaku walaupun seindah apapun kota yang kutujiu namun palu itu tetap ngataku
Sampai di bandara tibalah waktuku untuk meninggalkan kota kelahiranku dengan digotong memakai kursi roda ku diantar menuju tangga pesawat sambil ku memberikan lambaian tangan sambil tersenyum kepada keluargaku dan adik-adikku yang mengantarku ikut ke bandara di ruang tunggu pengantar penumpang
Satu persatu anak tangga pesawat ku naiki dengan tongkatku dengan di awasi kedua orang tuaku dan keponakanku yang di gendong yang akan diturunkan bersama bapaknya & keluarganya saat tiba transit di makassar.
Pukul 07.30 pesawat meluncur juga dari bandara mutiara kemudian 50 menit kemudian akhirnya tiba juga transit 40 menit di bandara hasanuddin makassar yang besar bandaranya mungkin 100x lipat dari bandara mutiara sambil dan di turunin keponakanku ke keluarganya yang ada di makassar
Awalnya keponakanku itu tak mau di gendong ma keluarganya sendiri di makassar sama bapakknya pun tak mau mungkin dia melihat kenapa wajah-wajah yang di lihatnya sekarang berbeda waktu di palu, setelah di ajak sambil liat pesawat-pesawat yang pada banyak akhirnya dia mau juga
4o menit akhirnya perjalanan di mulai lagi akhirnya keponakanku di titip dengan bapak dan keluarganya yang ada di makasar
Ku mulai di gotong lagi menuju pesawat tetapi melewati lif karena menggunakan kursi roda dengan menggunakan mobil khusus ku diantara kembali menuju pesawat
Akhirnya pesawat mulai take off menuju kebandara juanda surabaya, 1 jam 10 menit akhirnya tiba juga di bandara juanda surabaya
Di bandara juanda surabaya mobil travel yang sudah dipesan menunggu kami dan 6 jam menuju solo
Perjalanan menuju operasi yang sangat melelahkan hampir 17 jam mendaki gunung lewati lembah berenang melewati samudera, menembus awan-awan dan menghapiri rawa-rawa tepat pukul 06.00 akhirnya datang juga di tempat kota tujuan yang akan menjadi tempat pengoperasian kakiku patah
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
KU TUNGGU YA SETIAP KOMENTARNYA